Masih Yakin Mau Menabung?

“bing beng bang yuk kita kita ke bank”

“bang bing bung yuk kita nabung”

“tang ting tung hey jangan dihitung”

“tau tau kita nanti dapat untung”

Siapa sih yang nggak kenal dengan lagu “menabung” dari titiek puspa yang cukup populer dikalangan anak kecil pada tahun 1996? Dapat dikatakan lagu “menabung” cukup menarik simpati masyarakat pada waktu itu. Lagu “menabung” digunakan orang tua sebagai media pembelajaran agar anak mereka jadi gemar menanbung. Termasuk saya dulu juga sering didengarkan lagu ini oleh orang tua saya, dengan maksud agar saya menjadi gemar menabung.

Kebiasaan menabung yang sudah dilakukan dari kecil ini akan menjadi suatu kebiasaan pula ketika anak sudah beranjak dewasa. Ketika sudah bekerja, ada uang lebih ditabung semuanya, ketika sudah tiba waktu gajian hal yang dilakukan pertama kali adalah menyisihkannya buat ditabung dengan harapan agar uangnya dapat disimpan dengan aman di dalam bank dan mendapatkan bunga dari bank. Tapi apakah ketika menabung kita memperhatikan faktor-faktor ekonomi? inflasi misalnya. Meskipun jika kita menabung di bank mendapatkan bunga, namun bunga yang kita peroleh tidak sebesar inflasi yang terjadi. Maka uang yang kita tabung di bank akan mengalami penurunan nilainya dimasa depan. Nilai nominal akan tetap tapi nilai riilnya yang berkurang. Karena uang Rp 10.000 sekarang tak akan sama nilainya dengan uang Rp 10.000 10 tahun yang mendatang.

Lalu harus kita apakan uang kita ini? jawabannya simpel, yaitu “SEDEKAH”. Al-qur’an membuat perumpamaan bagi orang yang bersedekah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Hal ini karena begitu banyaknya pahala yang diterima oleh orang yang bersedekah. Seperti yang dijelaskan dalam surat Al-Baqarah 261 :

 “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji, Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” 

Pahala disini tidak selalu diartikan sebagai pahala untuk bekal ke akhirat nanti. Bisa diartikan juga sebagai kebaikan yang akan kita terima di dunia juga. Abu Hurairah ra pernah berkata: Rasulullah saw pernah bersabda:

“Seorang lelaki yang membuka pintu sedekah atau menyambung sanak, niscaya Allah akan menambah banyak kekayaannya. Dan seseorang yang membuka pintu untuk minta-minta dengan maksud menumpuk kekayaannya, niscaya Allah akan menambah kefakirannya.”

 Selain itu Allah akan melipat gandakan dari apa yang sudah kita sedekahkan. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari

“Apabila seseorang masuk Islam, kemudian Islamnya menjadi baik, nescaya Allah SWT menghapus segala kejahatannya. Sesudah itu setiap kebaikan dibalas 10 hingga 700 ganda. Sedangkan kejahatan dibalas hanya setimpal dengan kejahatan itu, kecuali pula kalau Allah SWT memaafkannya.”

Sudah tidak diragukan lagi bahwa dengan bersedekah tidak akan membuat kita menjadi miskin, namun justru akan menambah kekayaan kita. Tapi satu hal yang harus kita tanamkan adakah kita harus bersedak dengan ikhlas, maka Allah akan membalas kebaikan kita. Kebaikan yang kita terima dari bersedekah, bisa kita terima langsung di dunia ini atau menjadi tabungan kebaikan kita di akhirat kelak. Dan wujudnya bisa bermacam-macam, bisa dalam bentuk kekayaan yang kita terima langsung, atau kemudahan yang kita terima dalam menjalani kehidupan ini. Dan Allah bisa juga memberikannya secepat mungkin atau ketika kita membutuhkannya. Jadi ketika kita sudah bersedekah namun belum merasakan kebaikan dari Allah jangan membuat kita berhenti untuk bersedekah. Karena kebaikan yang sudah kita lakukan akan menjadi “tabungan kebaikan” kita yang akan kita peroleh hasilnya kemudian.

2 thoughts on “Masih Yakin Mau Menabung?

    • investasi juga lumayan bagus, tapi hailnya juga belum pasti (menurut pendapatku) tapi kalo sedekah hasilnya sudah pasti🙂
      masalah pilihan kembali ke pribadi masing-masing, tiap orang punya sudut pandang sendiri-sendiri🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s