Penyakit BEJ | Jamil Azzaini

Penyakit BEJ | Jamil Azzaini.

Banyak orang lahir di tahun yang sama, sekolah atau kuliah di tempat yang sama, tetapi setelah tua nasib mereka berbeda. Ada yang hidupnya semakin SuksesMulia namun ada yang hidupnya justru semakin sengsara. Ternyata, mereka yang hidupnya rata-rata atau bahkan di bawah rata-rata memiliki pola yang seirama. Orang-orang ini punya penyakit yang sama, penyakit BEJ.

Apa itu penyakit BEJ? BEJ yang saya maksud bukan Bursa Efek Jakarta, tetapi Blame, Excuses, Justify.

Blame adalah kebiasaan menyalahkan orang atau lingkungan di sekitarnya. Saat menyusun skripsi tidak kunjung tuntas, dosen pembimbing yang menjadi sasaran kesalahan. Setelah bekerja, hobinya menyalahkan kebijakan perusahaan, atasan, mitra kerja dan bawahan. Sebagian mereka ada yang menyalahkan orang tua. “Mengapa aku dilahirkan oleh orang tua yang salah?” Bahkan ada yang lebih berani lagi, menyalahkan Sang Pencipta. “Tuhan memang tidak adil kepada saya!”

Bila kebiasaan menyalahkan atau Blame ini terus dipelihara, maka orang tersebut semakin tua hidupnya akan semakin tersiksa. Walau dalam stadium ringan, penyakit Blame harus segera Anda sembuhkan, tidak boleh ditunda-tunda.

Penyakit kedua adalah Excuses alias pandai membuat alasan. Orang yang punya penyakit ini sangat ahli membuat alasan. Saat orang lain sibuk menyiapkan alternatif baru untuk mencapai target, mereka justeru sibuk menyiapkan alasan mengapa target tidak tercapai. Bahkan saat orang tuanya sakitpun, mereka tega-teganya membuat alasan untuk tidak menemani atau meringankan beban orang tua. Menjadi ahli itu penting, tetapi bukan ahli membuat alasan.

Adapun mereka yang mengidap penyakit Justify selalu mencari pembenaran atas kesalahan yang telah dibuatnya. Kata-kata yang sering terucap dari mulut orang yang punya penyakit ini adalah, “Saya kan bukan malaikat, pekerjaan saya kan bukan hanya ini.” Bahkan ketika berbuat dosapun ia membuat pembenaran, “Ah, sekali-kali gak apa-apa, orang lain jauh lebih sering…”

Bila kehidupan Anda ingin terus bertumbuh dan di atas rata-rata maka jauhilah penyakit BEJ, kalau sudah terjangkit segera obati. Mengobatinya tidak perlu ke dokter dan tidak perlu biaya. Yang diperlukan cuma tekad, kemauan dan berlatih untuk terus menjauhinya dalam kehidupan nyata. Obatilah penyakit BEJ sekarang juga sebelum ia berkembang menjadi penyakit pada stadium yang sulit disembuhkan…

Salam SuksesMulia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s