Diam-diam saya mulai suka

diam-diam ternyata saya mulai menyukai semangat FPI dalam memberantas kemunkaran. membantu masyarakat yg terkena musibah tanpa harus pencitraan terlebih dahulu. saya faham, kadangkala ada yg salah dalam aksi mereka.
namun, kesalahan mereka tidak seberapa dibanding kesalahan diri ini yg takut dan tak perduli dg kemunkaran yg merajalela.

diam-diam saya mulai menyukai semangat ketulusan Jamaah Tabligh dalam mengajak masyarakat untuk meramaikan Masjid. Beraninya mereka mengetuk pintu rumah tetangga demi mengajak solat berjamaah. saya tahu terkadang ada yg salah dalam tindakan sebagian dari mereka.
naamun, kesalahan mereka tidak seberapa dibanding kesalahan saya yg tidak melakukan apa2 saat tetanggaku banyak yg tidak melakukan solat.

diam-diam ternyata saya menyukai semangat Hizbut Tahrir (HTI) dalam membangun khilafah. menyeru kepada khalayak ramai bahwa hukum Allah lah satu2 nya yg adil. saya mengerti, ada yg salah dalam konsep khilafah mereka.
namun, kesalahan diri ini yg tak mau berbuat apa2 untuk penegakan Syariat Islam dan Hukum Allah, jauh lebih besar dari pada kesalahan mereka.

diam-diam ternyata saya mencintai cara berpolitik orang2 PKS. bagaimana tarbiyah mereka demi membangun Muslim Negarawan dan kegigihan kader yg berdakwah. saya tahu, ada dari mereka yg pernah melakukan kesalahan.
namun, kesalahan mereka tidak seberapa, dibanding kesalahan ku yg membiarkan masyarakat tuk memilih partai sekuler dan anti syariat Islam.

diam-diam saya ternyata juga suka dg Salafi. bagaimana menjaga ke-shahihan dari agama ini. mendakwahi masyarakat agar tidak terjebak dalam Taqlid, Bid’ah dan kurafat. saya mengerti ada metode dakwah mereka yg tidak sefaham dan kesalahan dalam menghujat kelompok atau seseorang.
namun, kesalahan mereka tidak sebanding dengan kesalahan diri ini yg hanya mampu berdiam diri ketika masyarakat berbuat kesyirikan.

bahkan diam-diam saya juga suka dg keberanian Hamas, Jabha Nushroh, Al Qaida dalam melawan kezaliman Amerika dan Zionis Yahudi maupun Nusairiyah.
namun kesalahanku adalah ketidak pedulianku terhadap Umat Islam yg Terzalimi.

sahabat Persatuan Umat itu penting. karena Islam itu adalah “Al Ilmu, Al ibadah wal Jamaah”.
bersatulah… saling menjaga Ukhuwah. jangan sampai Ashobiyyah dan Fanatik buta pada kelompok masing2 menutup pintu setiap kebaikan yg ada pada kelompok lain.

Sumber:
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=903164536391114&id=100000927297191&ref=bookmark

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s