Abdullah Azzam : “lezatnya rezeki Allah itu bukan dilihat dari jenis dan banyaknya makanannya, tapi……”

Abdullah AzzamApa perbedaan antara orang yang paling kaya di dunia dengan orang yang paling miskin di dunia (terkait dengan jatah rezeki makanannya) ?

Orang yang paling miskin di dunia mungkin makan roti atau nasi saja tanpa adanya lauk daging.

Sementara orang yang paling kaya makan roti atau nasi lengkap dengan lauk dagingnya.

Tetapi terkadang orang miskin yang tidak makan daging itu bisa menikmati setiap suapan makanan yang ia masukkan ke dalam perutnya. Kemudian setelah makan ia berdoa : Alhamdulillahii ladzi ah’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa minal muslimin (Segala puji bagi Allah, yang memberikan makan kami , dan telah memberi minum kami, dan telah menjadikan kami termasuk golongan orang orang Islam.

Sementara orang yang paling kaya tadi, belum tentu bisa menikmati lezatnya semua  makanan yang disajikan. Oleh dokter dia dilarang makan yang berlemak seperti daging, mentega, manis manisan dan berbagai makanan jenis yang lain, oleh karena dia terserang banyak penyakit. Allah mencegahnya dan membatasi dari berbagai macam kenikmatan.

Jadi menikmati  lezatnya rezeki Allah itu bukan dilihat dari jenis dan banyaknya makanannya, tapi lihatlah seberapa nilai derajat keberkahan dari Allah dalam rezeki itu, walau dengan batasan kadar yang berbeda. – Abdullah Azzam –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s