🌴 Inspirasi PAGI 💎

Hedonic Treadmill 📱

Saat gajimu 5 juta, semuanya habis. Saat gajimu naik 30 juta per bulan pun, eh semua habis juga.

Kenapa begitu? Karena ekspektasi dan gaya hidupmu pasti ikut naik, sejalan dengan kenaikan penghasilanmu.
Dengan kata lain, nafsumu untuk membeli materi/barang mewah akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan income-mu.

Itulah yang disebut hedonic treadmill : seperti berjalan di atas treadmill, kebahagiaanmu tidak maju-maju. Sebab nafsu-mu akan materi tidak akan pernah terpuaskan.

Ada eksperimen menarik : seorang pemenang undian berhadiah senilai Rp 5 milyar dilacak kebahagiaannya 6 bulan setelah ia mendapat hadiah.

Apa yang terjadi ? Enam bulan setelah menang hadiah 5 milyar, level kebahagaiaan orang itu SAMA dengan sebelum ia menang undian berhadiah.

Itulah efek hedonic treadmill : karena nafsumu terus meningkat, kebahagiaanmu seolah berjalan di tempat, meski income melompat 10 kali lipat.

Jadi apa yang harus dilakukan agar kita terhindar dari jebakan hedonic treadmill? Lolos dari jebakan nafsu materi yang tidak pernah berhenti?

Disinilah relevan untuk terus mempraktekkan gaya hidup yang minimalis yang bersahaja ( qana’ah ) : sekeping gaya hidup yang tidak silau dengan gemerlap kemewahan materi.

Prinsip hedonic treadmill adalah : more is better.
Makin banyak materi yang kamu miliki makin bagus. Jebakan nafsu yang terus membuai. Godaan nafsu kemewahan yang terus berkobar-kobar.

Gaya hidup minimalis punya prinsip yang berkebalikan : less is more.
Makin sedikit kemewahan materi yang kamu miliki, makin indah dunia ini.
Gaya hidup minimalis yang bersahaja punya prinsip : hidup akan lebih bermakna jika kita hidup secukupnya. When enough is enough.

Prinsip hidup bersahaja, yang tidak silau dengan kemewahan materi, mungkin justru akan membawa kita pada kebahagiaan hakiki.

Dalam istilah Islam kita kenal dengan ” zuhud ” letakkan materi duniawi pada tempatnya, sedikit atau banyaknya materi yg dimiliki tidak mengganggu ketaatan kepada Allah dan tidak merubah sikap sederhana dlm prinsip hidup bersahaja (harusnya boleh saja income dan materi terus bertambah, tp sikap dan gaya hidup tdk berubah).

Sebab pada akhirnya, bahagia itu sederhana :
misal masih bisa menikmati secangkir kopi atau teh di sore hari dgn bolu meranti, nasi uduk atau nasi kebuli setelah sebelumnya menyelesaikan sholat Ashar berjamaah, tilawah atau sedekah.
Itu adalah kebahagiaan yg memuaskan dahaga jiwa.

Selamat Beraktifitas…🏃

Temukan kebahagiaan yang bersahaja..
Tentunya bersama yang dicinta…😘👪

Salam SUKSES-MULIA
🏆💎🌴

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s